Syuruthul Intifa’i bil-Qur’an

Syarat-syarat dalam Mengambil Manfaat dari Al-Qur’an Dalam pembahasan Asmaul Qur’an kita telah mengetahui bahwa Al-Qur’an adalah kitab petunjuk (al-huda), pembeda (al-furqan), rahmat (ar-rahmah), cahaya (an-nur), roh (ar-ruh), obat (asy-syifa), kebenaran (al-haq), penjelasan (al-bayan), pelajaran (al-mauidzah), dan pemberi peringatan (ad-dzikr). Ringkasnya, kita dapat menyimpulkan bahwa Al-Qur’an adalah kitab Allah Ta’ala yang mengandung banyak keberkahan bagi manusia. … More Syuruthul Intifa’i bil-Qur’an

Nataijut Taqwa

Buah-buah Ketakwaan Dari pembahasan sebelumnya kita telah mengetahui bahwa al-ibadatus salimah (ibadah yang benar) akan menghasilkan ketakwaan di dalam jiwa. Lalu apakah keuntungan yang dapat kita peroleh jika kita menjadi orang yang bertakwa? Berikut ini penjelasan singkatnya. Pertama, memperoleh ar-rahmah (rahmat Allah Ta’ala). Hal ini ditegaskan oleh firman-Nya, وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ … More Nataijut Taqwa

Akhtharu Nisyanil Qur’an

Bahaya Melupakan Al-Qur’an Dalam pembahasan Makanatul Qur’an kita telah mengetahui bahwa Al-Qur’an adalah kitab yang mengandung kabar berita, hukum dan syariah, aturan jihad, pendidikan, dan pedoman hidup. Kemudian di pembahasan Muqtadha Al-Imani bil-Qur’an kita telah mengetahui konsekuensi keimanan kepadanya, yaitu mengakrabinya, membina diri dengannya, tunduk kepada hukum-hukumnya, menyeru manusia kepadanya, dan menegakkannya di muka bumi. … More Akhtharu Nisyanil Qur’an

Nafsul Insan

Jiwa Manusia Salah satu bukti kekuasaan Allah Ta’ala adalah diciptakannya an-nafs (jiwa). Ia adalah esensi dalam diri manusia yang bersifat halus yang dapat merasakan sedih, gelisah, cinta, benci, dan atau sejenisnya. Tanpa jiwa, badan manusia nyaris tidak ada bedanya dengan patung.  Allah Ta’ala telah melakukan penyempurnaan penciptaan jiwa manusia. Diilhamkan kepadanya jalan kefasikan dan jalan … More Nafsul Insan

Thaqatul Insan

Potensi Manusia Allah Ta’ala membekali manusia dengan at-thaqah –potensi-, yaitu as-sam’u (pendengaran), al-basharu (penglihatan), dan al-fuadu (hati). Banyak sekali firman Allah Ta’ala yang menyebutkan tentang hal  ini, diantaranya adalah. قُلْ هُوَ الَّذِي أَنْشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَ “Katakanlah: ‘Dia-lah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati’. (Tetapi) … More Thaqatul Insan

Muqtadha Al-Imani bil-Qur’an

Konsekwensi Iman Kepada Al-Qur’an Salah satu tuntutan keimanan bagi seorang muslim adalah al-imanu bi-Qur’an (iman kepada Al-Qur’an). Keimanan tersebut mengandung beberapa konsekuensi berikut. Pertama, al-ansu bihi (akrab dengannya). Keakraban tersebut diimplementasikan dengan ta’allumuhu (mempelajarinya) dan ta’limuhu (mengajarkannya), yakni tilawatan (membacanya), fahman (memahaminya), tathbiqan (melaksanakannya), dan hifdzan (menghafalnya). Tilawatan Allah Ta’ala menyebutkan keutamaan tilawah Al-Qur’an melalui … More Muqtadha Al-Imani bil-Qur’an

Asmaul Qur’an & Makanatul Qur’an

Nama-nama & Kedudukan Al-Qur’an Allah Ta’ala menyebut Al-Qur’an dengan berbagai nama dan sifat, diantaranya adalah: Pertama, al-kitab (kitab/buku). Nama dan sifat ini tercantum dalam firman Allah Ta’ala, ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ “Kitab  ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah, 2: 2) Al-Qur’an disebut “Al Kitab.” sebagai isyarat … More Asmaul Qur’an & Makanatul Qur’an

Haqiqatul Insan

Hakikat Manusia Sebagai manusia kita harus mengenal diri kita sendiri; siapa diri kita, darimana kita berasal, apa yang sedang kita kerjakan di muka bumi ini, dan seterusnya. Dengan begitu kita dapat memposisikan diri di tengah-tengah kosmos yang maha luas ini. Berikut ini penjelasan ringkas tentang hakikat manusia, semoga kita semakin sadar diri: Pertama, manusia adalah … More Haqiqatul Insan

Shifatul Islam

Julukan Islam Karena kekhasannya, dinul Islam memiliki beberapa shifat (julukan atau ciri) yang dinisbatkan kepadanya. Pertama, Islam disebut sebagai ad-dinul kamil (agama yang sempurna). Tentang kesempurnaan Islam  telah digambarkan dalam pembahasan sebelumnya (lihat madah: Syumuliyatul Islam dan Khashaishul Islam), juga akan dibahas di madah setelah ini, Thabi’atul Islam. Namun jika kita simpulkan, kesempurnaan Islam ini … More Shifatul Islam

Nataiju Ittibair Rasul

Buah dari Mengikuti Rasul Al-Iman (keimanan) kepada rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam harus diwujudkan dengan cara ittiba’ (mengikuti) kepada beliau. Seseorang yang rela ittiba’ kepada rasul berarti telah tertanam dalam dirinya tashdiq (pembenaran) dan  tha’ah (ketaatan) sebagaimana disebutkan dalam pembahasan wajibuna nahwar rasul, sehingga ia senantiasa bersedia mengikuti komando Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu … More Nataiju Ittibair Rasul

Ilmullah

Ilmu Allah Allah Ta’ala adalah Al-Khaliq. Dia Pencipta seluruh makhluk-Nya, Yang mengadakan seluruh makhluk dari tiada menjadi ada, Yang membentuk makhluk sesuai dengan tugas dan sifatnya masing-masing. هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ “Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai … More Ilmullah

Al-Ihsan

(Materi Al-Ihsan versi Kumpulan Materi Ushulul Islam) Diantara manifestasi keimanan yang benar adalah lahirnya sikap dan amal yang ihsan dalam seluruh sisi kehidupan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ “Sesungguhnya Allah mewajibkan ihsan dalam segala hal.” (HR. Muslim) Pengertian Al-Ihsan Ihsan berasal dari kata حَسُنَ yang artinya adalah … More Al-Ihsan