Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 4)

Perbekalan Haji

Pergi haji adalah perjuangan yang cukup panjang. Maka, dibutuhkan perbekalan yang mecukupi, khususnya perbekalan yang bisa memudahkan baginya mencapai derajat haji yang mabrur.

Bekal Taqwa

Allah Ta’ala berpesan kepada para jamaah haji,

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

“Berbekal-lah, maka sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa.” (QS. Al Baqarah, 2: 197) Continue reading “Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 4)”

Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 3)

Keutamaan Ibadah Haji

Haji Merupakan Amal yang Paling Utama

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ فَقَالَ إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ حَجٌّ مَبْرُورٌ

“Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya: “Amal apakah yang paling utama?” Beliau menjawab: “Iman kepada Allah dan RasulNya.” Ditanya lagi: “Lalu apa?” Beliau menjawab: “Jihad fisabilillah.” Ditanya lagi: “Lalu apa?” Beliau menjawab: “Haji Mabrur.” (HR. Bukhari No. 26, 1447. Muslim No. 83) Continue reading “Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 3)”

Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 2)

Pelaksanaan Ibadah Umrah

Diawali ihram, yaitu memakai pakaian ihram setelah mandi dan wudhu, kemudian shalat dua rakaat dan berniat ihram. Tempat pemberangkatan umrah (miqat) adalah dari tempat-tempat berikut ini: Dzulhulaifah (untuk jama’ah yang berangkat dari Madinah), Juhfah (untuk jama’ah yang berangkat dari Mesir atau Suriah), Qarnul Manazil (untuk jama’ah yang berangkat dari arah Najd, termasuk Indonesia jika dengan pesawat terbang), Yulamlam (untuk jama’ah yang berangkat dari Yaman dan India, termasuk Indonesia jika dengan kapal laut), Dzati Iraq (untuk jama’ah yang berangkat dari Iraq), dan Makkah (untuk jama’ah orang Makkah). Continue reading “Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 2)”