Kebijakan Umar dalam Berbagai Bidang Kehidupan

Pada masa pemerintahannya, Khalifah Umar bin Khaththab banyak melakukan kebijakan-kebijakan baru terkait berbagai bidang kehidupan. Ada pembagian administratif wilayah daulah Islam, lembaga-lembaga negara, jawatan pajak, jawatan pengadilan, lembaga konsultasi hukum, jawatan militer, perbendaharaan negara, pembangunan kota-kota, masjid, dan madrasah-madrasah, jawatan keagamaan dan wakaf, hingga undang-undang pengaturan non muslim dan pembebasan tradisi perbudakan.

Kebijakan Pendidikan dan Pengajaran

Pada masa pemerintahannya, Umar menerapkan kebijakan untuk mengajarkan dan menyebarkan Al-Qur’an ke seluruh pelosok negeri. Umar mendirikan madrasah-madrasah tempat belajar Al-Qur’an, hadits, fiqih, dan ilmu-ilmu agama lainnya. Di madrasah-madrasah tersebut para siswa diharuskan menghafal sedikitnya lima surat Al-Qur’an, yaitu Al-Baqarah, An-Nisa, Al-Hajj, An-Nur, dan Al-Maidah. Continue reading “Kebijakan Umar dalam Berbagai Bidang Kehidupan”

Mengenal Umar bin Khaththab

Umar bin Khaththab bin Nufail bin Abdul ‘Uzza bin Riyah bin Qurth bin Razah bin Adi bin Ka’ab bin Luai, dan nama kunyah beliau adalah Abu Hafsh al-Quraisy al-‘Adawi.[1]

Ia dijuluki Abu Hafsh—ayah Hafshah, perempuan mulia yang menjadi isteri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hafshah dinikahi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan janda karena ditinggal mati suaminya, Khunais ibn Hudzafah as-Sahami, seorang pahlawan yang gugur dalam perang Badar. Continue reading “Mengenal Umar bin Khaththab”