Asasu ‘Amaliyatit Takwin

Landasan Operasional Pembinaan

Di pembahasan sebelumnya kita sudah mengetahui bahwa setelah tahapan tabligh dan ta’lim; da’i perlu melakukan aktivitas takwin kepada para mad’u-nya, yaitu berupaya menghantarkan pengetahuan mereka kepada gagasan dan pemahaman kemudian mengubah gagasan dan pemahaman itu menjadi gerakan (aktivitas amal dan dakwah).

Landasan operasional aktivitas ini adalah firman Allah Ta’ala berikut ini:

Pertama

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran, 3: 104) Continue reading “Asasu ‘Amaliyatit Takwin”

Uslub Tarbiyah Dzatiyah

Perjalanan dakwah adalah perjalanan yang panjang. Beban yang dibawanya tidaklah ringan. Bidang garapannya pun demikian luas mencakup seluruh alam.

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”. (QS. Al Anbiya’: 107) Continue reading “Uslub Tarbiyah Dzatiyah”

Ahammiyyatut Tarbiyah (Urgensi Tarbiyah)

Al-Ummatul Jahiliyyah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus oleh Allah Ta’ala ke tengah-tengah umat jahiliyyah; yaitu masyarakat yang dilingkupi oleh kebodohan terhadap hakikat kebenaran (al-jahlu). Mereka tidak mengenal Allah Ta’ala, tidak mengetahui ibadah dan tidak memahami pedoman hidup yang benar. Continue reading “Ahammiyyatut Tarbiyah (Urgensi Tarbiyah)”