Mabadi Istimrariyatit Tarbiyah

Prinsip Kesinambungan Tarbiyah

Diantara tujuan Tarbiyah Islamiyah yang pokok adalah membentuk individu muslim yang memiliki kepribadian sebagai berikut:

Pertama, al-imanul kamil (keimanan yang sempurna). Yakni iman kepada Allah Ta’ala, iman kepada Ar-Rasul, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan iman kepada Al-Islam.

فَـَٔامِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلنُّورِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلْنَا ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (Al-Quran) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. At-Taghabun, 64: 8)

Continue reading “Mabadi Istimrariyatit Tarbiyah”

Tarbiyah Islamiyah

Suatu persoalan besar yang kini dihadapi oleh setiap juru dakwah di seluruh dunia Islam, dimana persoalan ini harus dihadapi oleh mereka dengan segenap potensi dan kemampuan mereka, suatu persoalan besar yang merupakan kelemahan yang menjadi pangkal tercabik-cabiknya umat Islam dari gelanggang dunia, itulah persoalan kelemahan tarbiyah Islamiyah. Ia seakan-akan hilang dari peradaban umat Islam. Tenggelam di lautan kejahilan dan kelalaian.

Lemahnya sektor tarbiyah berarti hilangnya ruh Islam itu sendiri. Karena Islam adalah sistem Rabbani yang hanya dapat tegak dengan tarbiyah Islamiyah yang sahih. Islam itu Rabbani kaena ia bersandar pada Allah Ar-Rabb, Pencipta, Pemilik, Pemelihara, Pendidik, Penguasa Alam Semesta. Allah yang Maha Perkasa dan Maha Bijaksana itulah yang menjadi sumber Islam, menjadi pemilik dan pendidik mereka yang hidup dalam naungan Islam. Continue reading “Tarbiyah Islamiyah”

Ahammiyyatut Tarbiyah (Urgensi Tarbiyah)

Dalam pembahasan Takwinul Ummah telah disebutkan ada dua pilar utama pembentukan umat, yakni: takwinus syakhshiyyah (pembentukan kepribadian) dan takwinu ruhil jama’ah (pembentukan semangat berjama’ah).

Pembentukan kepribadian yang dikehendaki adalah takwinus syakhshiyyatil Islamiyah (pembentukan kepribadian Islam) melalui metode yang telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam membentuk khairu ummah (umat terbaik), generasi pertama masyarakat Islam, yakni metode tarbiyah.[1]

Continue reading “Ahammiyyatut Tarbiyah (Urgensi Tarbiyah)”