Tadabbur Al-Qur’an Surat Al-Ikhlash

Selayang Pandang

Surat Al-Ikhlash adalah surat ke 112 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 4 ayat, termasuk ke dalam golongan surat Makiyyah, dan diturunkan setelah surat An-Naas. Membaca surat ini bersama al-muawwidzatain setiap pagi dan petang sebanyak tiga kali adalah masyru’ (disyariatkan), berdasarkan hadits dari Abdullah bin Khubaib, dia berkata: Continue reading “Tadabbur Al-Qur’an Surat Al-Ikhlash”

Tadabbur Al-Qur’an Surat Al-Falaq

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ (١) مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ (٢) وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (٣) وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ (٤) وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (٥(

Selayang Pandang Surat Al-Falaq

Surat Al-Falaq diturunkan secara bersamaan dengan surat An Naas.[1] Kedua surat Makkiyah ini dinamakan Al-Muaw’izatain; turun sesudah surat Al Fiil. Ada juga yang berpendapat surat ini tergolong surat Madaniyyah. Continue reading “Tadabbur Al-Qur’an Surat Al-Falaq”

Tadabbur Al-Qur’an Surat An-Nas

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (1) مَلِكِ النَّاسِ (2) إِلَهِ النَّاسِ (3) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (4) الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ (5) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (6)

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.

Keutamaan surat An-Nas

Menurut pendapat para ulama di bidang tafsir, diantaranya Ibnu Katsir Asy-Syafi’i dan Asy-Syaikh Abdurrahman As-Sa’dy, surat ini termasuk golongan surat Makkiyah (turun sebelum hijrah).

Bersama Al-Falaq, surat An-Nas ini merupakan bagian dari Al-Mu’awwidzatain, yaitu dua surat yang mengandung permohonan perlindungan. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Continue reading “Tadabbur Al-Qur’an Surat An-Nas”

Tadabbur Al-Qur’an Surat Al-Ashr

Salah satu surat Al-Qur’an yang paling banyak dihafal dan dibaca kaum muslimin adalah QS. Al-Ashr. Surat yang termasuk golongan surat-surat Makkiyyah ini memang sangat mudah dihafal karena hanya terdiri dari 3 ayat saja. Meskipun begitu, surat ini mengandung makna yang sangat mendalam. Continue reading “Tadabbur Al-Qur’an Surat Al-Ashr”

Tadabbur Al-Qur’an Surat Al-Kafirun

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ (١) لا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ (٢) وَلا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (٣) وَلا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ (٤) وَلا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ   (٥) لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ (٦

“Katakanlah: “Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.” (QS. Al Kaafirun: 1-6) Continue reading “Tadabbur Al-Qur’an Surat Al-Kafirun”