Mendamaikan Salaf dan Khalaf, Mungkinkah?

Oleh: Farid Nu’man Hasan

Masalah penyikapan terhadap sifat-sifat Allah SWT, telah menjadi polemik keras sesama umat Islam. Telah memakan waktu belasan abad lamanya, bahkan sampai saling mengkafirkan terjadi di antara mereka.

Mereka yang mengaku mengikuti salaf meyakini bahwa Allah SWT mesti disifati sebagaimana zahirnya ayat dan hadits. Tanpa ta’wil, ta’thil, takyif, tahrif, dan tasybih. Menurut mereka, kita mesti mensifat Allah SWT sebagaimana Allah dan RasulNya sifati untuk diriNya. Ketika Allah SWT menyebut dirinya punya Wajah dan Tangan, ber-istiwa di atas ‘arsy, maka hendaknya itsbat (menetapkan) apa adanya, begitulah Allah SWT, tanpa kita menyerupakan dengan makhlukNya. Bahkan yang mengingkari pemahaman bahwa Allah SWT di atas ‘asry, di atas langit, maka dia tela kafir. Continue reading “Mendamaikan Salaf dan Khalaf, Mungkinkah?”