Kewajiban Membentuk Rumah Tangga Islami dan Urgensinya

Islam diturunkan oleh Allah Ta’ala ke muka bumi untuk menata seluruh dimensi kehidupan manusia. Setiap ajaran yang digariskan agama ini tidak ada yang bertentangan dengan  fitrah manusia. Unsur hati, akal dan jasad yang terdapat dalam diri manusia senantiasa mendapatkan khithab ilahi (arahan ilahi) secara proporsional.

Oleh karena itu, Islam melarang ummatnya hidup membujang laiknya para pendeta, yang hidupnya hanya diarahkan untuk memuaskan dimensi jiwa semata. Sementara kehidupan berkeluarga dijauhinya karena dianggap akan menghalangi dirinya menuju kepuasan batin. Anggapan seperti itu jelas merupakan bentuk penyimpangan dari fitrah manusia. Continue reading “Kewajiban Membentuk Rumah Tangga Islami dan Urgensinya”

Karakteristik Rumah Tangga Islami

Salah satu bentuk tuntutan amal yang dikehendaki dari seorang muslim adalah takwin baitul muslim (membentuk rumah tangga islami). Ia merupakan tingkatan amal yang harus dilalui oleh seorang muslim—khususnya para mujahid dakwah—secara pararel dengan upaya ishlahul fardhi (perabaikan diri).

Terwujudnya rumah tangga islami menjadi bagian fondasi yang amat penting dalam menopang berbagai tingkatan amal yang lainnya; dari tingkatan amal irsyadul mujtama’ (membimbing masyarakat), hingga tingkatan amal ustadziyatul alam (menjadi guru dunia). Continue reading “Karakteristik Rumah Tangga Islami”