Amal Islami

Idealnya, apabila seseorang telah berinteraksi secara intensif dengan ajaran Al-Islam, maka akan terwarnailah keyakinan (al-i’tiqadi), pikiran (al-fikrah), perasaan (asy-syu’ur), dan akhlaknya (al-akhlaq) dengan dinul haq ini.  Ia akan berada dalam kondisi yang islami (al-wadh’ul islami); sehingga sikapnya menjadi sikap yang islami (al-mauqiful islami); amalnya menjadi amal yang islami (al-‘amalul islami).

صِبْغَةَ اللَّهِ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ صِبْغَةً وَنَحْنُ لَهُ عَابِدُونَ

“Shibghah (celupan) Allah, dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? Dan hanya kepada-Nya-lah kami menyembah.” (Al-Baqarah, 2: 138) Lanjutkan membaca “Amal Islami”