Khilafah (Bag. 6): Khilafah Hanya Berlangsung 30 Tahun?

Ada dua pendapat berbeda tentang eksistensi khilafah dalam tubuh umat Islam:

Pertama, pendapat sebagian pihak yang memahami bahwa sepeninggal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kekhalifahan hanya berlangsung 30 tahun. Setelah itu tidak akan ada lagi khilafah, yang ada hanyalah raja-raja. Pendapat ini berdasarkan hadits dari Safinah radhiyallahu ‘anhu – pembantu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam – , bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْخِلاَفَةُ فِى أُمَّتِى ثَلاَثُونَ سَنَةً ثُمَّ مُلْكاً بَعْدَ ذَلِكَ

“Khilafah di tengah umatku selama 30 tahun. Kemudian setelah itu diganti kerajaan.” (HR. Ahmad 22568, Turmudzi 2390 dan sanadnya dihasankan Syuaib al-Arnauth). Continue reading “Khilafah (Bag. 6): Khilafah Hanya Berlangsung 30 Tahun?”

Khilafah (Bag. 5): Khilafah Bolehkah Berbilang?

Ulama yang Mewajibkan Kekhalifahan Tunggal

Jumhur ulama menyatakan wajib bagi umat Islam untuk mengangkat seorang pemimpin tunggal. Hal ini diantaranya berdasarkan hadits berikut ini,

إِذَا بُويِعَ لِخَلِيفَتَيْنِ ، فَاقْتُلُوا الْآخَرَ مِنْهُمَا

“Apabila telah terjadi bai’at terhadap dua orang khalifah maka bunuhlah yang terakhir dari keduanya.” (HR. Muslim) Continue reading “Khilafah (Bag. 5): Khilafah Bolehkah Berbilang?”