Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 9)

Penaklukan Mesir Sekilas tentang Mesir Di bumi Mesir pernah tumbuh beberapa peradaban besar. Sejak 5.000 tahun sebelum Masehi di sana telah berdiri imperium dan peradaban Pharaonic, berlangsung sekitar 4.000 tahun; ditandai dengan berbagai peninggalan bangunan, kuil-kuil, universitas, istana, piramida, hingga artefak-artefak. Bangsa Mesir jauh lebih dulu mengenal ilmu pengetahuan dan sistem tata negara daripada bangsa … More Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 9)

Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 8)

Menaklukkan Isfahan Setelah berhasil menaklukkan Nahawand, di Madinah Umar bermusyawarah dengan para sahabat senior, juga meminta pendapat Hormuzan, panglima Persia yang kini memeluk Islam. “Bagaimana pendapatmu, apakah aku memulai penaklukkan berikutnya dengan Persia, Azerbaijan, ataukah dengan Isfahan?” tanya Umar kepada Hormuzan. “Persia dan Azerbaijan adalah sayap, sementara Isfahan adalah kepala. Jika satu sayap dipatahkan maka … More Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 8)

Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 7)

Penaklukkan Sussa dan Jundai Saphur Sisa pasukan Persia yang selamat dari pertempuran Tustar melarikan diri ke Sussa dan Jundai Saphur. Mereka dikejar oleh pasukan Islam di bawah komando Nu’man ibn Muqarrin, Abu Musa Al-Asy’ari, dan Abu Sabrah. Sussa tidak jauh dari Tustar. Setibanya di sana, pasukan Islam tidak mendapatkan perlawanan dari Persia. Penduduk kota memilih … More Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 7)

Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 6)

Pertempuran Jalula Sisa-sisa pasukan Persia yang ikut bersama Yazerdgerd III telah tiba di Jalula, sebuah kota perbukitan di sebelah utara Iran. Yazerdgerd lalu menghimpun orang-orang Persia untuk menghadapi pasukan Islam. Ia menunjuk Mehran sebagai panglima, sementara itu ia melanjutkan perjalanan menuju Hulwan di sebelah timur Jalula. Kabar persiapan pasukan Persia ini terdengar oleh Sa’ad bin … More Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 6)

Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 5)

Menaklukkan Babil dan Ctesiphon (Mada’in) Umar memerintahkan pasukan Islam yang telah memenangkan pertempuran di Qasisiyah untuk mengejar sisa-sia pasukan Persia yang melarikan diri ke arah timur; sebagian mereka bertahan di kota kecil Babil, dan sebagian lainnya lari hingga ke Ctesiphon (Mada’in), ibu kota kekaisaran Persia di seberang sungai Tigris. Sa’ad bin Abi Waqqash bergerak ke … More Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 5)

Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 4)

Pertempuran Besar Qadisiyah Pasukan Persia, di bawah pimpinan Argababz Rustam, bergerak dari  ibu kota Ctesiphon (Mada’in) menyeberangi sungai Tigris, melintasi daratan hijau Jazirah, menuju ke arah pertahanan pasukan Islam di lembah Qadisiyah. Dua pasukan telah berhadap-hadapan. Pasukan Islam berjumlah 8.000 orang, pasukan Persia 60.000 orang. Bala bantuan pasukan Islam dari Suriah rupanya belum datang.  Sebelum  … More Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 4)

Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 3)

Penaklukan Persia Pertempuran Jembatan (Mawqi’ah Al-Jisr) Kepergian Khalid menuju Suriah[1] dipandang oleh pihak Persia sebagai kesempatan untuk merebut kembali daerah sawad (tanah subur) Arab – Irak dari pihak Islam. Kisra Persia, Yazdgerd III, menunjuk Rustam, seorang Argabadz, panglima militer tertinggi yang masih keturunan keluarga kekaisaran, untuk mempersiapkan penyerbuan. Rustam segera mengeumpulkan pasukan tempur bersenjata lengkap, … More Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 3)