Shadaqah: Pengertian dan Keutamaanya

Pengertian Shadaqah

Secara bahasa berasal dari akar kata (shodaqa) yang terdiri dari tiga huruf : Shod- dal- qaf, berarti sesuatu yang benar atau jujur. Kemudian orang Indonesia merubahnya menjadi: ‘Sedekah’.

Sedekah bisa diartikan mengeluarkan harta di jalan Allah, sebagai bukti kejujuran atau kebenaran iman seseorang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيمان ، والحَمدُ لله تَمْلأُ الميزَانَ ، وَسُبْحَانَ الله والحَمدُ لله تَملآن – أَوْ تَمْلأُ – مَا بَينَ السَّماوات وَالأَرْضِ، والصَّلاةُ نُورٌ ، والصَّدقةُ بُرهَانٌ ، والصَّبْرُ ضِياءٌ ، والقُرْآنُ حُجةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ .كُلُّ النَّاسِ  يَغْدُو فَبَائعٌ نَفسَهُ فَمُعْتِقُهَا أَوْ مُوبِقُها  رواه مسلم

“Suci adalah sebagian dari iman, membaca alhamdulillah dapat memenuhi timbangan, Subhanallah dan Alhamdulillah dapat memenuhi semua yang ada diantara langit dan bumi, salat adalah cahaya, sedekah itu adalah bukti iman, sabar adalah pelita, dan AlQuran untuk berhujjah terhadap yang kamu sukai ataupun terhadap yang tidak kamu sukai. Semua orang pada waktu pagi menjual dirinya, kemudian ada yang membebaskan dirinya dan ada pula yang membinasakan dirinya.” (HR. Muslim). Continue reading “Shadaqah: Pengertian dan Keutamaanya”

Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 4)

Perbekalan Haji

Pergi haji adalah perjuangan yang cukup panjang. Maka, dibutuhkan perbekalan yang mecukupi, khususnya perbekalan yang bisa memudahkan baginya mencapai derajat haji yang mabrur.

Bekal Taqwa

Allah Ta’ala berpesan kepada para jamaah haji,

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

“Berbekal-lah, maka sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa.” (QS. Al Baqarah, 2: 197) Continue reading “Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 4)”

Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 3)

Keutamaan Ibadah Haji

Haji Merupakan Amal yang Paling Utama

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ فَقَالَ إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ حَجٌّ مَبْرُورٌ

“Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya: “Amal apakah yang paling utama?” Beliau menjawab: “Iman kepada Allah dan RasulNya.” Ditanya lagi: “Lalu apa?” Beliau menjawab: “Jihad fisabilillah.” Ditanya lagi: “Lalu apa?” Beliau menjawab: “Haji Mabrur.” (HR. Bukhari No. 26, 1447. Muslim No. 83) Continue reading “Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 3)”

Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 2)

Pelaksanaan Ibadah Umrah

Diawali ihram, yaitu memakai pakaian ihram setelah mandi dan wudhu, kemudian shalat dua rakaat dan berniat ihram. Tempat pemberangkatan umrah (miqat) adalah dari tempat-tempat berikut ini: Dzulhulaifah (untuk jama’ah yang berangkat dari Madinah), Juhfah (untuk jama’ah yang berangkat dari Mesir atau Suriah), Qarnul Manazil (untuk jama’ah yang berangkat dari arah Najd, termasuk Indonesia jika dengan pesawat terbang), Yulamlam (untuk jama’ah yang berangkat dari Yaman dan India, termasuk Indonesia jika dengan kapal laut), Dzati Iraq (untuk jama’ah yang berangkat dari Iraq), dan Makkah (untuk jama’ah orang Makkah). Continue reading “Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 2)”

Menunaikan Ibadah Haji dan Umrah (Bag. 1)

Pengertian Haji dan Umrah

Haji yaitu mengunjungi Makkah untuk melaksanakan ibadah, seperti thawaf, sa’i, wuquf di Arafah, dan seluruh manasik, sebagai pemenuhan kewajiban dari Allah, dan dalam rangka mencari ridha-Nya.” (Fiqhus Sunnah, 1/625)

Umrah yaitu mengunjungi Baitullah untuk melaksanakan ibadah, seperti thawaf dan sa’i, dimulai dengan ihram dari Miqat. Continue reading “Menunaikan Ibadah Haji dan Umrah (Bag. 1)”