Fiqhud Da’wah

(Amal, Tahapan, dan Tujuan)

Dakwah adalah sebuah pekerjaan besar. Ia tidak mungkin dilaksanakan secara serampangan tanpa memperhatikan ketertiban amal, tahapan, dan tujuannya.

Mengatur langkah adalah bagian dari ikhtiar kauni yang perlu kita lakukan, mengenai hasil tentu saja kita serahkan sepenuhnya kepada Rabbul asbab, Allah Jalla wa ‘Ala.

Upaya yang kita lakukan di dalam dakwah setidaknya ada lima:

Pertama, tahwilul jahalati ilal ma’rifah, yakni menghantarkan kondisi ketidaktahuan (objek dakwah) kepada kondisi berpengetahuan. Hal ini sebagaimana difirmakan Allah Ta’ala di dalam kitab-Nya yang mulia, Continue reading “Fiqhud Da’wah”

Makna Dakwah

Makna Dakwah dalam Al-Qur’an

Secara bahasa, kata ‘dakwah’ banyak disebutkan dalam Al-Qur’an dengan beragam makna. DR. Muhammad Ishmat merangkum makna ‘dakwah’ dalam Al-Qur’an sebagai berikut:

Pertama, at-thalabu (اَلطَّلَبُ), meminta, menuntut, atau mengharapkan. Makna seperti ini disebutkan dalam ayat:

لَا تَدْعُوا الْيَوْمَ ثُبُورًا وَاحِدًا وَادْعُوا ثُبُورًا كَثِيرًا

(Akan dikatakan kepada mereka): “Jangan kamu sekalian mengharapkan satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak” (QS. Al-Furqan, 25:14) Continue reading “Makna Dakwah”

Mujahadatun Nafs

Melawan Hawa Nafsu

المُجَاهِدُ مَنْ جَاهَدَ نَفْسَهُ فِي طَاعَةِ اللهِ وَالمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللهُ عَنْهُ

Mujahid adalah orang yang melawan dirinya dalam rangka menta’ati Allah, dan Muhajir adalah orang yang meninggalkan apa yang Allah larang. (HR. Ahmad)

Makna Al-Mujahadah

Ibnu Mandhur dalam Al-Lisan berkata tentang makna Al-Mujahadah, yakni: “Penyapihan jiwa dari syahwat; menjauhkan qalbu dari angan-angan yang rusak dan syahwat.” Continue reading “Mujahadatun Nafs”

Shadaqah: Pengertian dan Keutamaanya

Pengertian Shadaqah

Secara bahasa berasal dari akar kata (shodaqa) yang terdiri dari tiga huruf : Shod- dal- qaf, berarti sesuatu yang benar atau jujur. Kemudian orang Indonesia merubahnya menjadi: ‘Sedekah’.

Sedekah bisa diartikan mengeluarkan harta di jalan Allah, sebagai bukti kejujuran atau kebenaran iman seseorang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيمان ، والحَمدُ لله تَمْلأُ الميزَانَ ، وَسُبْحَانَ الله والحَمدُ لله تَملآن – أَوْ تَمْلأُ – مَا بَينَ السَّماوات وَالأَرْضِ، والصَّلاةُ نُورٌ ، والصَّدقةُ بُرهَانٌ ، والصَّبْرُ ضِياءٌ ، والقُرْآنُ حُجةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ .كُلُّ النَّاسِ  يَغْدُو فَبَائعٌ نَفسَهُ فَمُعْتِقُهَا أَوْ مُوبِقُها  رواه مسلم

“Suci adalah sebagian dari iman, membaca alhamdulillah dapat memenuhi timbangan, Subhanallah dan Alhamdulillah dapat memenuhi semua yang ada diantara langit dan bumi, salat adalah cahaya, sedekah itu adalah bukti iman, sabar adalah pelita, dan AlQuran untuk berhujjah terhadap yang kamu sukai ataupun terhadap yang tidak kamu sukai. Semua orang pada waktu pagi menjual dirinya, kemudian ada yang membebaskan dirinya dan ada pula yang membinasakan dirinya.” (HR. Muslim). Continue reading “Shadaqah: Pengertian dan Keutamaanya”

Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 4)

Perbekalan Haji

Pergi haji adalah perjuangan yang cukup panjang. Maka, dibutuhkan perbekalan yang mecukupi, khususnya perbekalan yang bisa memudahkan baginya mencapai derajat haji yang mabrur.

Bekal Taqwa

Allah Ta’ala berpesan kepada para jamaah haji,

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

“Berbekal-lah, maka sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa.” (QS. Al Baqarah, 2: 197) Continue reading “Menunaikan Haji dan Umrah (Bag. 4)”