Muhasabah Dakwah

Oleh: KH. Hilmi Aminuddin

Langkah-langkah konsolidasi kita tidak akan mencapai hasil yang memadai untuk persiapan-persiapan ke depan, kecuali jika kita memulainya dengan muhasabah. Memulai  dengan evaluasi tentang langkah-langkah kita yang sudah kita ayunkan dalam jalan perjuangan dakwah ini. Sehingga kita mengetahui hal-hal yang mungkin terjadi dalam perjalanan kita yang sebagai manusia tidak pernah sepi dari kemungkinan kekhilafan, kekurangan, dan kelalaian. Semuanya secara fitri dimungkinkan terjadi. Kekhilafan-kekhilafan yang muncul dari kelemahan kemanusiaan kita adalah sesuatu yang wajar. Ketidak wajaran baru terjadi, jika kita mengabaikan evaluasi terhadap kemungkinan-kemungkinan kesalahan-kesalahan yang ditimbulkan oleh kekurangan-kekurangan tersebut. Continue reading “Muhasabah Dakwah”

Ujian Keburukan dan Kebaikan

Oleh: KH. Hilmi Aminuddin

Ikhwan dan akhwat fillah rahimakumullah…

Situasi dan kondisi kita sekarang ini, secara nasional, kita masih saja belum berhasil mengentaskan masyarakat dari krisis multidimensi. Kita juga masih mendapat ujian-ujian berupa aneka ragam musibah yang berturut-turut. Tapi kita sebagai kader dakwah, sebagai kader umat, tentu melihat setiap ujian sebagai peluang. Itu merupakan kesempatan untuk membina diri, menggembleng diri, meningkatkan kualitas diri. Continue reading “Ujian Keburukan dan Kebaikan”

Ri’ayah Da’wah

Oleh: KH. Hilmi Aminuddin

Untuk menjamin nishabul baqa (angka atau quota yang aman bagi eksistensi gerakan dakwah), qudratu ‘ala tahammul (kemampuan memikul beban/tanggung jawab), dan hayawiyatul harakah (dinamika gerakan); perlu dilakukan ri’ayah da’wah, yang meliputi:

Ri’ayah Tarbawiyah

Ini sangat penting sebagai basis dari sebuah program.  Sebuah recovery tarbiyyah. Walaupun kita juga harus tawazzun (seimbang), dalam arti, sering saya ingatkan bahwa kita ini harakah Islamiyah bukan harakah tarbawiyyah. Walaupun kita faham bahwa tarbiyah itu bukan segala sesuatu dalam jamaah ini—karena ia hanya juz’iyyatul ‘alal amal islami, tapi dia sangat menentukan segala sesuatu. Makanya jangan lalai dalam tarbiyah ini.  Saya pun bertanggung jawab jangan sampai terjadi tawarut siyasi (larut dalam dunia politik). Continue reading “Ri’ayah Da’wah”

Meraih Kemenangan Hakiki

Oleh: KH. Hilmi Aminuddin

Dakwah ini adalah proyeknya Allah, dan kita hanyalah pelaksananya saja. Kalau langkah-langkah kita sesuai dengan irsyadat (bimbingan) dan taujihat (arahan-arahan) rabbaniyyah wa-nnabawiyah (Rabb dan Nabi), kita akan dimenangkan oleh Allah SWT, insya Allah…

Karena dengan selalu disiplin terhadap manhaj rabbani, dengan taujihat rabbaniyyah, irsyadat rabbaniyah yang diberikan Al-Qur’an dan sunnah, maka kita sebelum dinilai menjadi pemenang di hadapan manusia, insya Allah telah dinilai menjadi pemenang di hadapan Allah. Continue reading “Meraih Kemenangan Hakiki”

Tiga Pesan KH. Hilmi Aminuddin

(Risalah Udzma, Wadzifatul Khilafah, dan Muhimmatud Da’wah)

Oleh: KH. Hilmi Aminuddin

Risalah Udzma

Tadzikirah yang ingin saya sampaikan adalah mengingatkan saya dan kita semua, pertama, bahwa kita sebagai manusia mempunyai risalah udzma (misi agung), yang diberikan oleh Allah SWT seperti dinyatakan oleh-Nya,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (Q.S. Adz-Dzariyat: 56) Continue reading “Tiga Pesan KH. Hilmi Aminuddin”