Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 2)

Penaklukan Palestina

Pada musim gugur tahun 635 M, Umar bin Khaththab  memerintahkan Amr bin Ash dan Syarhabil bin Hasanah beserta pasukannya bergerak ke Palestina.[1]

Menaklukan Galileia (Jalil)

Pasukan Islam bergerak melalui Golan (Jaulan).[2] Lalu memasuki Galileia[3] dan tidak mendapat kesulitan berarti menaklukan kota-kota sepanjang Galileia kecuali perlawanan kecil dari pihak Bizantium yang masih tersisa. Amr kemudian memberi jaminan keamanan dan kepemilikan kepada seluruh rakyat Galileila, lalu bergerak ke Yerusalem. Continue reading “Futuhat Islamiyah di Zaman Umar (Bag. 2)”

Futuhat Islamiyah di Zaman Umar bin Khathab (Bag. 1)

Penaklukan Suriah

Di masa awal kekhalifahan Umar, futuhat yang dilakukan kaum muslimin telah meliputi wilayah-wilayah yang pada awalnya dikuasai Persia (Ubulla [Apollo][1], Tsini, Walijah, Allais[2], Hirah[3], Anbar,[4] dan Ain Tamr[5]) dan Bizantium Romawi (Kota bandar Ayla [Elat], Bostra [Busra][6], Ghassaniah; yakni sebagian wilayah Syam[7]).

Menaklukkan Damaskus

Di awal pemerintahannya, Umar memerintahkan pasukan Islam untuk bergerak menuju Damaskus. Kota ini dijuluki Permata timur, sebuah kota tertua di dunia yang dihuni sejak ribuan tahun sebelum Masehi. Puncak kejayaannya pada tahun 1000 SM, saat kota itu jadi ibu kota kerajaan Aramaic Suriahc, dengan nama Dar Misk (dalam bahasa Aramaic kuno artinya kota wewangi). Letaknya strategis karena berada di jalur dagang dunia. Continue reading “Futuhat Islamiyah di Zaman Umar bin Khathab (Bag. 1)”

Mengenal Umar bin Khaththab

Umar bin Khaththab bin Nufail bin Abdul ‘Uzza bin Riyah bin Qurth bin Razah bin Adi bin Ka’ab bin Luai, dan nama kunyah beliau adalah Abu Hafsh al-Quraisy al-‘Adawi.[1]

Ia dijuluki Abu Hafsh—ayah Hafshah, perempuan mulia yang menjadi isteri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hafshah dinikahi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan janda karena ditinggal mati suaminya, Khunais ibn Hudzafah as-Sahami, seorang pahlawan yang gugur dalam perang Badar. Continue reading “Mengenal Umar bin Khaththab”

Capaian-capaian Pada Zaman Abu Bakar

Di pembahasan sebelumnya kita telah membicarakan tentang pengangkatan Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu  menjadi khalifah dan hak serta kelayakan beliau terhadap kepemimpinan tersebut.

Selanjutnya akan kita ulas tentang capaian-capaian yang diraih kaum muslimin  di bawah kepemimpinan Abu Bakar As-Shidiq. Continue reading “Capaian-capaian Pada Zaman Abu Bakar”

Pengangkatan Abu Bakar As-Shidiq Menjadi Khalifah

Mukaddimah

Senin, 12 Rabi’ul Awwal, 11 Hijriyah. Kepergian Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggalkan kesedihan mendalam di hati umat Islam. Kaum muslimin mulai memikirkan siapakah kini yang paling layak memimpin mereka? Tak ada seorang pun yang merasa yakin, karena sang Nabi pergi tanpa meninggalkan wasiat tentang siapa yang layak menjadi Sang Pengganti. Continue reading “Pengangkatan Abu Bakar As-Shidiq Menjadi Khalifah”