Gelora Amar Ma’ruf Nahi Munkar

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah…” (QS. Ali Imran: 110)

Hadirin rahimakumullah…

Salah satu tolok ukur baiknya sebuah umat atau bangsa menurut Al-Qur’an adalah tegaknya fungsi kontrol; atau dalam bahasa agama disebut amar ma’ruf nahi munkar.

Di dalam Islam, fungsi kontrol ini wajib dijalankan oleh siapa pun. Bahkan ia menjadi salah satu barometer kualitas keimanan seorang muslim. Dari Abu Sa’id Al-Khudriy, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Continue reading “Gelora Amar Ma’ruf Nahi Munkar”

Mu’min yang Sebenarnya

“يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ يَجْتَمِعُونَ فِي الْمَسَاجِدِ، لَيْسَ فِيهِمْ مُؤْمِنٌ “.

“Akan datang kepada manusia suatu zaman, mereka berkumpul di masjid-masjid, dan tidak ada diantara mereka itu yang betul-betul beriman.” (HR. Al-Hakim, isnadnya shahih).

Hadirin rahimakumullah…hadits ini menjadi tadzkirah (peringatan) bagi kita yang hidup di akhir zaman agar selalu memeriksa kondisi keimanan. Hadits ini menegaskan pula bahwa keimanan yang benar itu tidaklah berhenti pada apa yang nampak secara lahir; seperti mengerjakan shalat, berkumpul di masjid, membaca dzikir, berthalabul ilmi, dll. Ia pun tidak berhenti pada pengakuan dan apa yang diucapkan oleh lisan. Continue reading “Mu’min yang Sebenarnya”

Sebab-sebab Keterpurukan Umat Islam

(Khutbah Idul Fitri)

Hari ini kita berkumpul dalam keadaan suka cita, karena kita baru saja selesai melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Namun di balik rasa suka cita ini, sebetulnya kita pun sedang merasakan kesedihan dan keprihatinan yang mendalam, karena di beberapa negeri, sebagian saudara kita tengah beridul fitri dalam keadaan tertekan dan tertindas: di Palestina, Suriah, Cina, Rohingya, Pattani, dan lain-lain.

Bahkan saat ini secara umum, umat Islam sebenarnya sedang berada dalam kondisi terpuruk. Mereka termarjinalkan dalam berbagai aspek kehidupan: ekonomi, politik, sosial, pendidikan, budaya, dan lain-lain. Continue reading “Sebab-sebab Keterpurukan Umat Islam”

Jangan Kufur Nikmat!

Hadirin rahimakumullah…

Pada 17 Agustus 1945 M, Soekarno – Hatta atas nama bangsa Indonesia memprolamasikan kemerdekaan Indonesia setelah lebih kurang 350 tahun lamanya hidup terjajah; sejak tahun 1602 dimana VOC sebuah perusahaan dagang Belanda melakukan monopoli perdagangan dan aktivitas kolonial; dilanjutkan dengan sistem tanam paksa (cultuurstelsel) yang diterapkan oleh pemerintah Belanda sejak tahun 1830; hingga penjajahan Jepang yang berakhir tahun 1945.

Peringatan HUT RI ini hendaknya mengingatkan kita bahwa Allah Yang Maha Kuasa telah menganugerahkan kenikmatan yang luar biasa kepada bangsa Indonesia. Nikmat kemerdekaan. Continue reading “Jangan Kufur Nikmat!”

Bersyukur dengan Bertaqwa

Hadirin rahimakumullah…

Indonesia adalah negeri yang kaya raya. Negeri yang subur dan makmur. Sehingga seniman ada yang mengatakan, “Orang bilang tanah kita tanah surga; tongkat, kayu, dan batu jadi tanaman.”

Indonesia adalah negeri agraris dengan lahan produktif 12 juta hektar/tahun. Negeri maritim yang sangat luas, yakni 5,8 juta km2. Kekayaan hutannya melimpah. Kayu jati negeri ini disebut-sebut sebagai kayu terbaik di dunia. Barang tambang negeri ini begitu melimpah: minyak, batu bara, emas, dan lain-lain.

Namun pertanyaannya, “Apakah Indonesia negeri yang sejahtera?” Continue reading “Bersyukur dengan Bertaqwa”