Karakteristik Masyarakat Islam: Adab dan Tradisi

Masyarakat Islam memiliki kekhasan dalam tata kehidupan dan tradisi. Seluruh tatanannya terwarnai oleh nilai-nilai aqidah. Bagaimana makan dan minum, berdandan dan berpakaian, tidur dan bangun, bepergian dan bermukim, bersahabat dan berkeluarga, bekerja dan beristirahat, pernikahan dan perceraian, hubungan antara laki-laki dan perempuan, hubungan antara anak dan orang tua, hubungan dengan kerabat, hubungan antara orang kaya dan miskin, hubungan orang tua dengan yang muda, hubungan antara penjual dengan pembeli, hubungan antara pemimpin dengan rakyat, hubungan antara buruh dengan majikan, dan lain-lain. Continue reading “Karakteristik Masyarakat Islam: Adab dan Tradisi”

Masyarakat Islam: Akhlak dan Keutamaannya

Akhlak dan perilaku terpuji merupakan bagian penting bagi eksistensi masyarakat Islam. Masyarakat muslim yang hakiki memiliki gambaran karakter sebagai berikut:

Pertama, mengenal dan memahami persamaan, keadilan, kebajikan, kasih sayang, kejujuran, kepercayaan, sabar kesetiaan, rasa malu, harga diri, kewibawaan, kerendahan hati, kedermawanan, keberanian, perjuangan, pengorbanan, kebersihan, keindahan, kesederhanaan, keseimbangan, kepemaafan, kesantunan, saling nasehati, dan kerjasama. Continue reading “Masyarakat Islam: Akhlak dan Keutamaannya”

Masyarakat Islam: Selera dan Perasaan

Di dunia ini kita melihat ada masyarakat yang senantiasa diliputi oleh perasaan dengki, rasis (kesukuan), fanatisme kebangsaan atau diliputi oleh rasa cinta tanah air yang membabi buta. Kita jumpai mereka itu berbeda-beda dalam mernberikan sikap mendukung atau memusuhi, mencintai atau membenci, dan perasaan marah atau ridha (senang). Continue reading “Masyarakat Islam: Selera dan Perasaan”

Masyarakat Muslim: Pemikiran dan Pemahaman

Mukaddimah

Masyarakat Islam diwarnai oleh pemikiran dan pemahaman yang menentukan pandangannya terhadap segala persoalan, peristiwa, tingkah laku seseorang, nilai dan lain sebagainya. Masyarakat Islam menentukan ini semuanya dari sudut pandang Islam, mereka tidak mengambil hukum kecuali dari sumber referensi Islam yang bersih dan jernih dari kotoran-kotoran dan penambahan-penambahan, sebagai akibat dari rusaknya zaman. Continue reading “Masyarakat Muslim: Pemikiran dan Pemahaman”

Masyarakat Muslim: Syiar-Syiar dan Ibadah (Bag. 2)

Zakat

Zakat merupakan syi’ar kedua dalam Islam dan merupakan salah satu kekuatan pendanaan sosial di samping kekuatan-kekuatan pendanaan lainnya di dalam Islam (shadaqah, kharaj, ghanimah, dan lain-lain, red.).

Zakat merupakan ‘saudara kandung’ shalat. Al Qur’an telah menyebutkan keduanya secara bersamaan dalam dua puluh delapan kali. Sebagian disebutkan dalam bentuk perintah (amar), seperti firman Allah: “Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat.” (Al Baqarah: 43) Continue reading “Masyarakat Muslim: Syiar-Syiar dan Ibadah (Bag. 2)”