Manhaj Dakwah dalam Kisah Nabi Yusuf ‘Alaihis Salam

Oleh: M. Indra Kurniawan

Sayyid Qutb rahimahullah menyatakan dalam tafsirnya Fi Zhilalil Qur’an, bahwa satu-satunya surah yang Allah Ta’ala turunkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada masa-masa sulit dalam sejarah dakwah dan kehidupannya, adalah surah Yusuf. Surah ini diturunkan antara ‘amul huzni (tahun duka cita karena kematian Abu Thalib dan Khadijah) dan masa baiat Aqabah pertama yang dilanjutkan dengan Baiat Aqabah kedua. Pada saat itu selain mengalami kesedihan karena ditinggal dua orang yang menjadi sandarannya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengalami kesedihan akibat pengasingan dan keterputusan hubungan di tengah-tengah masyarakat Quraisy. Continue reading “Manhaj Dakwah dalam Kisah Nabi Yusuf ‘Alaihis Salam”

Nabi Nuh ‘Alaihis Salam

Nabi Nuh ‘alaihis salam adalah rasul pertama yang diutus kepada penduduk bumi setelah Idris, Syits dan Adam ‘alahimus salam. Telah diriwayatkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam Shahih Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu pada hadits tentang syafaat bahwa manusia yang berkumpul di mahsyar berkata kepada Nuh ‘alaihis sallam setelah mereka mendatangi Adam ‘alaihis sallam,

يَا نُوحُ إِنَّكَ أَنْتَ أَوَّلُ الرُّسُلِ إِلَى أَهْلِ الْأَرْضِ وَقَدْ سَمَّاكَ اللَّهُ عَبْدًا شَكُورًا اشْفَعْ لَنَا إِلَى رَبِّكَ أَلاَ تَرَى إِلَى مَا نَحْنُ فِيهِ 

“Wahai Nuh, engkau adalah rasul pertama yang diutus kepada penduduk bumi, dan Allah telah menamakanmu hamba yang bersyukur. Maka mintalah syafaat untuk kami kepada Tuhanmu. Tidakkah engkau melihat keadaan kami? (HR. Bukhari). Continue reading “Nabi Nuh ‘Alaihis Salam”

Pelajaran dari Kisah Adam ‘Alaihissalam

Dalam kisah Adam ‘alaihis salam terdapat beberapa pelajaran yang patut direnungkan dan dijadikan cermin, kami ungkapkan di antaranya:

Pertama, manusia hendaknya selalu memperhatikan perintah dan larangan Allah Ta’ala, serta mewaspadai berbagai hambatan dari Iblis dan para pengikutnya.

Allah Ta’ala memerintahkan kepada Adam ‘alaihis salam untuk tinggal di surga bersama istrinya sebagaimana disebutkan ayat berikut,

وَيَا آدَمُ اسْكُنْ أَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ فَكُلَا مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا

“Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai….” Continue reading “Pelajaran dari Kisah Adam ‘Alaihissalam”

Penghormatan dan Pemuliaan Adam ‘alaihis salam

Setelah Allah Ta’ala menciptakan Adam ‘alaihis salam dan meniupkan ruh padanya. Allah Ta’ala memerintahkan para malaikat untuk menyambut makhluk baru itu dengan penyambutan penghormatan dan pemuliaan.

إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ طِينٍ فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ

(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.  Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya”. (QS. Shaad: 71-72)

Dalam dua ayat ini terdapat beberapa pemuliaan yang Allah Ta’ala khususkan kepada Adam ‘alaihis salam, yaitu: Continue reading “Penghormatan dan Pemuliaan Adam ‘alaihis salam”

Apakah Adam ‘alaihis salam Manusia Pertama?

Zhahir (makna yang lebih kuat) dari beberapa nash (teks) Al-Quran menunjukkan bahwa Adam ‘alaihis salam adalah manusia pertama tanpa dapat dibantah seperti terkandung dalam penjelasan berikut ini,

Pertama, penisbatan manusia yang diberikan selalu kepada Adam ‘alaihis salam di mana ada beberapa ayat Al-Quran yang berbunyi:  يَا بَنِي آدَمَ (Hai anak keturunan Adam).[1] Sedangkan tentang Adam ‘alaihis salam sendiri Allah Ta’ala berfirman kepada malaikat:

إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ طِينٍ

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah’”. (QS. Shad, 38: 71). Continue reading “Apakah Adam ‘alaihis salam Manusia Pertama?”