Posted in Kaifa Ihtadaitu

Taubat Ahli Maksiat

Oleh: Husein Uwais Mathar.

Sunguh sahabatku telah berubah, tertawanya renyah lembut menyapa setiap telinga, laksana fajar menyingsing menyambut pagi. Padahal sebelumnya tertawanya seringkali memekakkan telinga dan menyakiti perasaan. Kini pandangannya sejuk penuh tawadhu. Sedangkan sebelumnya penuh dengan pandangan yang destruktif. Ucapan yang keluar dari mulutnya kini penuh dengan perhitungan, padahal sebelumnya sesumbar kesana kemari melukai dan menyakiti hati orang, tidak peduli dan tidak ada beban dosa. Wajahnya tenang diliputi cahaya hidayah setelah sebelumnya terkesan garang dan tidak ada belas kasihan. Continue reading “Taubat Ahli Maksiat”

Posted in Kaifa Ihtadaitu

Hidayah Melalui Anakku

Sahibul hikayat dalam kisah ini adalah warga Madinah Al-Munawarah, ia menuturkan sebagai berikut, “Aku adalah seorang pemuda berumur 37 tahun, telah berkeluarga dan memiliki beberapa anak. Aku telah banyak melakukan hal-hal yang diharamkan Allah. Jarang sekali shalat berjamaah, kecuali pada momen-momen tertentu saja, sekedar formalitas di mata orang lain. Hal itu disebabkan karena aku merasa sebagai orang jahat. Syetan selalu mengikatku setiap saat. Continue reading “Hidayah Melalui Anakku”