Hadits 14:  Terpeliharanya Jiwa Seorang Muslim

Matan Hadits:

عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ رضي الله عنه قَالَ : َ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَّا بِإِحْدَى ثَلَاثٍ:  ) الثَّيِّبُ الزَّانِيْ، وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ، وَالتَّاركُ لِدِيْنِهِ المُفَارِقُ للجمَاعَةِ (رواه البخاري ومسلم.

Dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu, dia berkata: bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Tidak halal darah seseorang muslim yang telah bersaksi tidak ada Ilah kecuali Allah dan aku sebagai utusan Allah, kecuali  disebabkan salah satu di antara tiga hal:  ats tsayyib az zaaniy (orang yang sudah nikah/janda/duda yang berzina), jiwa dengan jiwa (membunuh), orang yang meninggalkan agamanya dia memisahkan diri dari jamaah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca selebihnya »

Hadits 13: Mencintai Sesama Muslim

Matan Hadits:

عَنْ أَبِيْ حَمْزَة أَنَسِ بنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ خَادِمِ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَن النبي صلى الله عليه وسلم قَالَ: (لاَ يُؤمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ) رواه البخاري ومسلم

Dari Abu Hamzah Anas bin Malik Radhiallahu Ta’ala ‘Anhu, pelayan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Tidak beriman salah seorang kalian sampai dia mencintai saudaranya, seperti dia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Takhrij Hadits:

  • Imam Bukhari dalam Shahihnya No. 13
  • Imam Muslim dalam Shahihnya No. 45
  • Imam At Tirmidzi dalam Sunannya No. 2515
  • Imam Ibnu Majah dalam Sunannya No. 66
  • Imam Ahmad dalam Musnadnya No. 12801, 13874
  • Imam Abu Ya’la dalam Musnadnya No. 3182, 3257
  • Imam Ad Darimi dalam Sunannya No. 2740
  • Imam Abdullah bin Mubarak dalam Az Zuhd
  • Imam Al Qudha’I dalam Musnad Asy Syihab 889
  • Imam Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman 11125
  • Imam Ath Thabarani dalam Al Mu’jam Al Awsath 8288, 8854, juga dalam Musnad Asy Syamiyyin No. 2592
  • Imam Ibnu Mandah dalam Al Iman 296

Baca selebihnya »

Hadits 12: Meninggalkan yang Tidak Bermanfaat

Matan Hadits:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَا يَعْنِيهِ.

حديث حسن ، رواه الترمذي وغيره هكذا

Dari Abu Hurairah, dia berkata: Bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Di antara baiknya keislaman seseorang adalah dia meninggalkan hal yang tidak bermanfaat (tidak penting) bagi dirinya.” Hadits hasan, diriwayatkan Imam At Tirmidzi dan lainnya seperti ini.

Takhrij Hadits:

  • Imam At Tirmidzi dalam Sunannya No. 2317, dari Abu Hurairah.

Berkata Imam At Tirmidzi:

هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ

“Hadits ini gharib, kami tidak mengetahuinya dari hadits Abu Salamah, dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melainkan melalui jalur ini.” (Sunan At Tirmidzi No. 2317)Baca selebihnya »

Hadits 11: Meninggalkan yang Meragukan, Pilih yang Meyakinkan

Matan Hadits:

عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ الحَسَنِ بنِ عَلِيّ بنِ أبِي طالبٍ سِبْطِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَرَيْحَانَتِهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: حَفِظْت مِنْ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم : (دَعْ مَا يَرِيْبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيْبُكَ)  رواه الترمذي والنسائي وقال الترمذي: حديث حسن صحيح.

 Dari Abi Muhammad Al Hasan bin ‘Ali bin Abi Thalib -cucu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan kesayangannya- Radhiallahu ‘Anhuma, dia berkara:  Saya telah menghafal dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:  “Tinggalkan apa-apa yang kamu ragukan, menuju apa-apa yang kamu tidak ragu.” (Diriwayatkan At Tirmidzi, An Nasa’i, dan At Tirmidzi berkata: hadits hasan shahih)

Takhrij Hadits:

  • Imam At Tirmidzi dalam Sunannya No. 2518
  • Imam Ahmad dalam Musnadnya No. 1723, 1727
  • Imam Ad Darimi dalam Sunannya No. 165, dari jalan Abdullah bin Mas’ud
  • Imam Al Hakim dalam Al Mustadrak ‘Ala Ahs Shahihain 2169, katanya: isnadnya shahih, Al Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya. Juga No. 2170 dan 7046, dengan sanad yang berbeda.
  • Imam Ibnu Hibban dalam Shahihnya No. 722
  • Imam Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra 10602, juga dalam Syu’abul Iman No. 5747
  • Imam Ibnu Khuzaimah dalam Shahihnya No. 2348
  • Imam Abu Ya’la dalam Musnadnya No. 6762, juga No. 7492 dari jalan Watsilah bin Al Asqa’
  • Imam Ath Thabarani dalam Al Mu’jam Al Kabirnya No. 26 dari Ibnu Umar, No. 102 dari Ibnu Umar, No. 2642 dari Al Hasan bin Ali, No. 2645 dari Al Hasan bin Ali. No. 17658 dari Watsilah bin Al Asqa’, No. 17854 dari Wabishah bin Ma’bad
  • Dan lainnya.

Baca selebihnya »

Hadits 10: Allah Ta’ala Hanya Menerima yang Baik-baik (Bag. 2)

Makna Kalimat dan Kata

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ قَالَ:: dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, beliau berkata

Tentang siapa Abu Hurairah sudah dibahas pada syarah hadits ke-9.

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ: Rasulullah bersabda

إِنَّ اللهَ تَعَالَى طَيِّبٌ : Sesungguhnya Allah itu baik (thayyib)

Yaitu Allah itu  suci, bersih, dan selamat dari kekurangan dan aib. Al Qadhi ‘Iyadh Rahimahullah menerangkan makna thayyib:

Baca selebihnya »