Mengenal Madzhab Imam Malik (Bag. 2)

Fase dan Periodisasi Sejarah Madzhab

Pertama, fase kemunculan dan pembentukan (110 H – 300 H)

Fase ini dimulai sejak Imam Malik rahimahullah menjabat sebagai mufti dan orang-orang menyerahkan kepadanya posisi imam pada tahun 110 H, dan selesai dengan berakhirnya abad ketiga.

Fase ini dihiasi dengan kejeniusan sekelompok murid Imam Malik dan murid-murid mereka, diantaranya adalah: Al-Qadhi Ismail bin Ishaq (wafat 282 H), pengarang kitab Al-Mabsuth, buku terakhir yang terbit pada fase ini. Continue reading “Mengenal Madzhab Imam Malik (Bag. 2)”

Mengenal Madzhab Imam Malik (Bag. 1)

Beliau adalah Abu Abdillah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin Ghaiman bin Khutsail bin Amr bin al-Harits Dzu Ashbah[1] al Himyari[2] al-Ashbahi al-Madani.

Imam Malik dilahirkan pada tahun 93 H di masa kekhalifahan Sulaiman bin Abdul Malik bin Marwan, di desa Dzul Marwah yang berjarak sekitar 160 kilometer sebelah utara kota Madinah.[3]

Ibunya adalah Aliyah binti Syuraik al-Azdiyah, seorang wanita shalihah yang sangat mengagungkan ilmu dan ulama. Imam Malik  tumbuh dalam lingkungan keluarga yang mencintai ilmu. Kakek beliau adalah Malik bin Abi amir (wafat 94 H), termasuk tokoh senior dan ulama tabi’in, yang meriwayatkan hadits dari Umar, Utsman, dan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anhum. Anak-anaknya meriwayatkan darinya, diantara mereka adalah Anas ayah Imam Malik. Paman beliau adalah Abu Suhail Nafi’ bin Malik (wafat 140 H), salah satu guru dari Imam Ibnu Syihab Az-Zuhri. Continue reading “Mengenal Madzhab Imam Malik (Bag. 1)”

Mengenal Madzhab Imam Abu Hanifah (Bag. 3)

Dasar Umum Istinbath dalam Madzhab

Abu Hanifah rahimahullah tidak menjelaskan secara detail manhaj (metode) yang dijadikan pedoman dalam membangun madzhabnya, tidak juga menjelaskan kaidah terperinci yang menjadi landasan dalam penelitian dan ijtihadnya, namun telah diriwayatkan darinya  riwayat yang menjelaskan rambu dan metode umum yang dijadikan sandaran dalam membangun kaidah madzhab dan landasan dasarnya. Diantara riwayat tersebut adalah: Continue reading “Mengenal Madzhab Imam Abu Hanifah (Bag. 3)”

Mengenal Madzhab Imam Abu Hanifah (Bag. 2)

Fase dan Periodeisasi Sejarah Madzhab Hanafi

Madzhab Hanafi pertama kali muncul pada abad kedua Hijriyah, tepatnya pada tahu 120 Hijriyah saat Abu Hanifah menduduki jabatan mufti dan pengajar menggantikan gurunya, Hammad bin Sulaiman.[1]

Abu Hanifah memiliki murid-murid dan pengikut yang  selalu menghadiri halaqahnya, membukukan pendapat-pendapatnya, dan menyebarkannya. Diantara mereka itu  ada dua orang pengikutnya yang memiliki andil yang cukup besar, yaitu Abu Yusuf Ya’qub bin Ibrahim Al-Anshori  dan Muhammad bin Al-Hasan. Continue reading “Mengenal Madzhab Imam Abu Hanifah (Bag. 2)”

Persoalan Fiqih Terkait Usia Kehamilan Empat Bulan

Hukum Aborsi

Hal ini terbagi atas dua bagian:

Pertama, aborsi usia kandungan 4 bulan lebih dan seterusnya.

Seluruh fuqaha sepakat, bahwa jika aborsi dilakukan pada usia kandungan 4 bulan secara sempurna, atau di atas usia 4 bulan, maka haram. Hal ini sama saja dia telah menghilangkan makhluk bernyawa (yakni manusia) lainnya (baca: pembunuhan). Sebab, usia kandungan 4 bulan sudah menjadi makhluk bernyawa, bukan sekedar lagi gumpalan darah atau daging sebagaimana penjelasan di tulisan sebelumnya (lihat di sini). Dalilnya adalah;

Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena kemiskinan. Kami akan memberikan rizki kepada mereka dan kepadamu? (QS. Al An’am, 6: 151). Continue reading “Persoalan Fiqih Terkait Usia Kehamilan Empat Bulan”