Ringkasan Risalah IM Tahta Rayati Muhammad wa Fi Sabili Hadihi

Al-Ikhwanul Muslimun di Bawah Panji Al-Qur’an

Dakwah Al-Ikhwan Al-Muslimun (IM) pertama kali hadir di saat banyak terjadi tragedi kemanusiaan, kegelapan zaman, keprihatinan di seluruh aspek kehidupan umat. Ia kemudian hadir dengan karakter yang unik: tenang namun lebih bergemuruh dari tiupan angin topan; rendah hati, namun lebih tegar dari gunung yang tinggi; terbatas, namun jangkauannya lebih luas dari belahan bumi; tidak memiliki perilaku menipu dan gemerlap yang penuh dusta. Ia hadir dengan keagungan kebenaran, keindahan wahyu, dan pemeliharaan Allah. Bersih dari berbagai kerakusan nafsu dan kepentingan pribadi. Continue reading “Ringkasan Risalah IM Tahta Rayati Muhammad wa Fi Sabili Hadihi”

Advertisements

Fadhailud Da’wah (Keutamaan Dakwah)

Dakwah adalah aktivitas menyeru manusia kepada Allah Ta’ala dengan hikmah dan pelajaran yang baik dengan harapan agar objek dakwah (mad’u) yang kita dakwahi beriman kepada Allah Ta’ala dan mengingkari thaghut (semua yang diabdi selain Allah) sehingga mereka keluar dari kegelapan jahiliyah menuju cahaya Islam.

Jika kita mencermati ayat-ayat Al-Quran maupun hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kita akan banyak menemukan pembicaraan mengenai fadhail (keutamaan) dakwah yang luar biasa. Penting bagi kita untuk mengetahui, memahami, dan menghayati tentang keutamaan dakwah ini, agar memiliki motivasi yang kuat untuk berdakwah dan bergabung bersama kafilah dakwah dimanapun ia berada; juga dapat menjaga konsistensi, semangat, serta menjadikan kita merasa ringan menghadapi beban dan rintangan dakwah betapapun beratnya. Continue reading “Fadhailud Da’wah (Keutamaan Dakwah)”

Kaidah 15: Sarana Modern dan Mengenal Lingkungan adalah Faktor Penting Keberhasilan Dakwah

Jadilah Da’i yang Berwawasan Luas

Dengan semakin berkembangnya zaman dan kehidupan, maka seorang da’i dituntut untuk memliki wawasan yang luas. Sehingga menjadi suatu hal yang urgen bagi seorang da’i untuk mengenal lingkungan sekitarnya secara utuh, baik itu tentang sosial kemasyarakatannya, masalah ekonomi, masalah budaya termasuk pula masalah politik. Seorang da’i yang memiliki wawasan yang luas, maka dia yang akan banyak memberikan pengaruh kepada masyarakat. Ketika seorang da’i diminta untuk memimpin sebuah masyarakat, maka masyarakat itu akan berharap agar sosok  dai tersebut memiliki  wawasan yang luas baik yang sifatnya regional mau pun global. Continue reading “Kaidah 15: Sarana Modern dan Mengenal Lingkungan adalah Faktor Penting Keberhasilan Dakwah”

Kaidah 13: Ikhlas Berdakwah

Kaidah 13: “Dakwah adalah Sesuatu yang Teramat Mulia Hingga Tak Dapat Dijual dengan Materi Sebesar Apa pun.”

Dakwah adalah barang mulia yang tak bisa dibeli dengan segala tawaran dunia. Balasan dunia hanya merusak wibawa dan tidak memperbaiki dakwah. Dai bekerja hanyalah karena perintah Allah Ta’ala.

Kerja dakwah tak sama dengan kerja duniawi. Kerja dakwah lebih tinggi dan lebih sulit. Tak ada kerja yang memiliki seluruh resiko paling buruk seperti resiko berdakwah. Ada resiko nyawa melayang, harta hilang, jauh dari keluarga tersayang, jauh dari tanah air, dan sebagainya. Dan kerja berat seperti ini sama sekali tak bisa dibandingkan dengan seluruh balasan duniawi. Continue reading “Kaidah 13: Ikhlas Berdakwah”

Kaidah Dakwah 12: Dakwah adalah Salah Satu Bentuk Nyata dari Jihad

Oleh: Muhammad Yasin Jumadi, Lc.

Antara Dakwah, Jihad dan Kekerasan

Sebagian da’i menganggap bahwa jihad hanya berarti berperang saja, tidak ada jihad tanpa berperang. Efeknya, timbul orang-orang yang menginginkan perang walau belum waktunya dan tidak sempurna persiapannya. Mereka merasa berdosa jika tidak berperang.

Pemahaman seperti ini tidak sesuai dengan jihad yang dimaksudkan oleh Al-Quran, sunnah, sahabat dan tabi’in. Mengetahui makna jihad secara benar akan menjauhkan kita dari pemahaman jihad yang salah. Continue reading “Kaidah Dakwah 12: Dakwah adalah Salah Satu Bentuk Nyata dari Jihad”