Zionisme Internasional

Zionisme adalah gerakan politik yang digulirkan oleh sekelompok Yahudi yang memiliki cita-cita mendirikan negara bagi bangsa Yahudi di Palestina. Lebih jauh lagi mereka pun memiliki tujuan menciptakan pemerintahan Yahudi/Israel Raya yang merujuk kepada masa keemasan bangsa Israel pada masa pemerintahan Nabi Sulaiman. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh David Ben Gurion dalampidatonya di depan mahasiswa Universitas Ibrani tahun 1950, Setiap kalian wajib berjuang dan bekerja keras dalam perang dan diplomasi, hingga tiba saatnya berdiri imperium Israel Raya yang wilayahnya membentang dari Sungai Nil sampai Sungai Eufrat”[1]

Zionisme diambil dari kata Zion, nama sebuah bukit yang berada di sebelah barat daya kota Al Quds (Yerusalem) yang menurut kaum Zionis Yahudi, Zion merupakan tempat berdirinya Kerajaan Nabi Sulaiman. Disanalah mereka ingin mendirikan sebuah kekuasaan dengan Yerusalem sebagai ibukotanya.[2] Kata Zion pada masa awal sejarah Yahudi menjadi sinonim dengan penyebutan untuk kota Yerusalem. Setiap tahun, bangsa Yahudi memiliki adat untuk berhaji menuju bukit Zion sebagai bagian dari ibadah tahunan mereka.[3] Continue reading “Zionisme Internasional”

Ila Syabab Wa Ila Thalabati Khasah

(Ringkasan)

Risalah Ila Syabab Wa Ila Thalabati Khasah (Kepada Para Pemuda dam Secara Khusus Para Mahasiswa) ditulis oleh Hasan Al-Banna, Mursyid Aam Al-Ikhwa Al-Muslimun (IM), sekitar tahun 1940 – 1941.

Kandungan Risalah

  1. Ajakan kepada para pemuda untuk turut serta dalam proyek kebangkitan.
  2. Penegasan bahwa fikrah/gagasan yang harus menjadi dasar perjuangan dalam proyek kebangkitan itu adalah Islam.
  3. Penjelasan langkah-langkah perjuangan yang dilakukan IM.
  4. Berbagai jawaban dan penegasan tentang berbagai isu: syumuliyatul Islam, nasionalisme, tuduhan memecah persatuan/kesatuan bangsa, dan tuduhan sebagai kaki tangan asing).

Continue reading “Ila Syabab Wa Ila Thalabati Khasah”

Sur’atul Istijabah

Kesetiaan seorang pekerja kepada atasannya diukur dengan kecepatannya melaksanakan perintah dan menjauhi larangan atasan tersebut. Demikian juga dalam hubungan interaksi seorang manusia  dengan Allah Ta’ala. Dalam hubungannya ini, seorang muslim bagaikan seorang pekerja terhadap Tuannya. Bahkan Allah melebihi Tuan mana pun di permukaan bumi ini, Dia memberikan fasilitas kepada hamba-Nya dengan berbagai kenikmatan hidup yang tidak dapat dibalas dengan harga semahal apapun. Continue reading “Sur’atul Istijabah”

Rijalud Da’wah

Oleh: Ahmad Madany | Diedit  oleh: Ibnu Rusmana

Jika kita membicarakan salah satu tokoh diantara tokoh ummat yang pernah hidup dalam perjalanan sejarah, kita akan menemukan persamaan antara tokoh yang satu dengan tokoh lainnya. Persamaan itu dapat kita ambil titik temunya, mereka adalah orang-orang yang memiliki quwwatur-ruh, dan quwwatul qalb. Continue reading “Rijalud Da’wah”

Definisi Siyasah

Oleh: Farid Nu’man Hasan

Secara Bahasa

Kata siyasah –سياسة  (politik) diambil dari kata  ساس  (saasa) yang artinya memimpin, memerintah,  mengatur, dan melatih. Dikatakan ساس القوم  (saasa al qauma) artiya dia memimpin, memerintah, mengatur dan melatih sebuah kaum. (Lihat: Al Munawwir, Hal. 677. Pustaka Progresif) Continue reading “Definisi Siyasah”