Masalah Tawassul

Oleh: Farid Nu’man Hasan

Masalah tawassul kerap menjadi ajang perdebatan umat Islam sejak lama, baik ulama atau orang awam.

Sebelum membahas masalah tawassul, marilah kita lihat dulu makna tawassul berikut.

التَّوَسُّل لُغَةً : التَّقَرُّبُ . يُقَال : تَوَسَّل الْعَبْدُ إِلَى رَبِّهِ بِوَسِيلَةٍ إِذَا تَقَرَّبَ إِلَيْهِ بِعَمَلٍ . وَفِي التَّنْزِيل : { وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ }

Makna tawassul menurut bahasa adalah taqarrub (mendekat). Dikatakan: “Seorang hamba mendekatkan (tawassala) diri kepada Rabbnya dengan wasilah (perantara/sarana/jalan), mendekatkan diri kepadaNya dengan amal perbuatan.” Di dalam Al Quran (ada bunyi ayat, red.):  “dan carilah jalan  (al wasilah) yang mendekatkan diri kepada-Nya.” (Al Mausu’ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah, 10/69).

Continue reading “Masalah Tawassul”

Atsar Tauhid dalam Kehidupan

Bahaya Akibat Jahil terhadap Ilmu Tauhid 

Tanya: Apa akibat negatif dari kejahilan terhadap ilmu tauhid dalam hidup manusia?

Jawab:

Pertama, orang yang tidak mengenal Penciptanya seperti orang buta di dunia ini, ia tidak tahu mengapa ia diciptakan, atau apa hikmah (tujuan) keberadannya di atas bumi ini? Hidupnya berakhir dalam keadaan ia tidak tahu mengapa ia memulai hidup? Ia keluar dari dunia tanpa tahu mengapa ia dulu masuk ke dalamnya?

Continue reading “Atsar Tauhid dalam Kehidupan”

Kedudukan Ilmu Tauhid dalam Islam

Iman adalah Asas Amal (الإِيْمَانُ أَسَاسُ العَمَلِ)

Tanya: Mengapa Allah Ta’ala tidak menerima amal kecuali dari mukmin (yang beriman kepada Allah dengan iman yang sesuai syariat Islam)?

Jawab: Orang-orang yang tidak beriman kepada Allah, tak mengharapkan pahala dari-Nya, tidak takut dengan hukuman-Nya, beramal tanpa pernah menginginkan keridhaan-Nya, dan tak peduli apakah yang mereka lakukan halal atau haram, maka mereka jelas tidak berhak memperoleh ganjaran pahala atas amal mereka meskipun amalnya baik.

Continue reading “Kedudukan Ilmu Tauhid dalam Islam”

Ilmu Tauhid

Apakah Ilmu Tauhid Itu?

Ilmu tauhid adalah ilmu yang membahas pengokohan keyakinan-keyakinan agama Islam dengan dalil-dalil naqli maupun aqli yang pasti kebenarannya sehingga dapat menghilangkan semua keraguan serta dapat menyingkap kebatilan, kerancuan, dan kedustaan orang-orang kafir.

Dengan ilmu tauhid, jiwa kita akan kokoh, dan hatipun akan tenang dengan iman. Dinamakan ilmu tauhid karena pembahasan terpenting di dalamnya adalah tentang tauhidullah (mengesakan Allah). Allah Ta’ala berfirman:

Continue reading “Ilmu Tauhid”

Al-Istiqamah

Setelah mengenal al-haq dan berpegang teguh pada urwatul wutsqa, sikap yang harus kita jaga selanjutnya adalah beristiqamah, yakni tetap teguh berdiri bersama al-haq hingga akhir hayat. Inilah yang diperintahkan oleh Allah Ta’ala kepada para nabi dan rasul serta seluruh pengikutnya,

فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلا تَطْغَوْا إِنَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

“Maka tetaplah (istiqamahlah kamu pada jalan yang benar), sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”(Q.S. Hud, 11:112)

Continue reading “Al-Istiqamah”