Hizbullah; Siapakah Mereka? (Bag. 2)

Al-Akhlaqul Harakiyyah

Selain karakter dasar yang telah dijelaskan di bagian pertama tulisan ini, hizbullah pun memiliki al-akhlaqul harakiyyah (karakter pergerakan), yakni sikap dan akhlak mereka dalam menjalani amal perjuangan di jalan Allah Ta’ala. Al-Akhlaqul harakiyyah ini diantaranya terangkum dalam firman Allah Ta’ala surah Al-Anfal ayat 45 – 47,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا لَقِيتُمْ فِئَةً فَاثْبُتُوا وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا    تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ خَرَجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ بَطَرًا وَرِئَاءَ النَّاسِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَاللَّهُ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. Dan ta’atlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya’ kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-Anfal, 8: 45 – 47)

Continue reading “Hizbullah; Siapakah Mereka? (Bag. 2)”

Hizbullah; Siapakah Mereka? (Bag. 1)

Hakikatnya, saat seseorang berpihak kepada al-haq, berarti ia telah berpihak dan mengikatkan dirinya kepada hizbullah (kelompok pengikut Allah, golongan Allah, atau partai Allah)

Al-Hizbu secara bahasa artinya adalah: kelompok atau kumpulan manusia. (Al-Qamus Al-Muhith, Fairuz Abadi hal. 94). Berkata Syaikh Shafiyur Rahman Mubarakfuri rahimahullah: “Al-Hizbu secara bahasa adalah sekelompok manusia yang berkumpul karena kesamaan sifat, keuntungan atau ikatan keyakinan dan iman. Karena kukufuran, kefasikan dan kemaksiatan. Terikat oleh daerah, tanah air, suku bangsa, bahasa, nasab, profesi atau perkara-perkara yang semisalnya, yang biasanya menyebabkan manusia berkumpul atau berkelompok” (Al-Ahzab As-Siyasiyyah fil Islam, hal.7).

Continue reading “Hizbullah; Siapakah Mereka? (Bag. 1)”