Mengevaluasi Mobilitas Dakwah Kita

pks-longmarch

Padatnya aktivitas jihad siyasi tidak seharusnya membuat aktivitas jihad da’awi dan tarbawi mengendor. Apalagi membuatnya diabaikan.

Para mujahid dakwah harus selalu sadar bahwa selain bertujuan mewujudkan berbagai kemaslahatan bagi kehidupan umat dan bangsa, jihad siyasi yang mereka lakukan juga bertujuan li i’lai kalimatillah, meninggikan kalimat Allah dan menyuarakan Islam dengan cara hikmah dan pelajaran yang baik.

Capaian-capaian jangka pendek yang diraih dalam jihad siyasi jangan sampai membuat mereka lupa pada tujuan-tujuan jangka panjang. Mereka jangan sampai lupa pada cita-cita dakwah untuk mewujudkan kehidupan islami, yaitu kehidupan yang merujuk kepada nilai-nilai alqur’an dan sunnah.

Mereka jangan sampai lupa pada cita-cita mewujudkan masyarakat yang islami, yaitu masyarakat yang berafiliasi secara ideologi kepada Islam; yakni masyarakat yang melakukan semua fardhu ‘ain di dalam keseharian mereka; dan menjaga diri mereka dari dosa-dosa besar.

Mereka jangan sampai lupa pada cita-cita politik untuk mengaktualisasikan ajaran Islam secara maksimal. Mewujudkan rasa aman; melaksanakan undang-undang, meratakan pendidikan; menyiapkan kekuatan; memelihara kesehatan; menjaga kepentingan dan fasilitas umum; menjaga sumber daya alam dan mengelola kekayaan negara; mengokohkan moralitas; dan menebarkan dakwah.

Mereka jangan sampai lupa pada cita-cita peradaban, yakni menegakkan kepemimpinan dunia dengan penyebaran dakwah Islam di seantero negeri. “Sehingga tidak ada lagi fitnah dan agama itu hanya untuk Allah”. (QS. Al-Baqarah, 2: 193).

Untuk itu—mobilitas vertical jihad siyasi tidak boleh bergulir secara terpisah dengan mobilitas horisontal jihad da’awi dan tarbawi. Apalagi sampai saling mengabaikan dan saling melemahkan. Karena  mobilitas dakwah secara vertical dan horizontal ini ibarat kepak dua sayap seokor burung yang terbang melintasi angkasa luas. Ia tidak mungkin dapat terbang tinggi dan mencapai tujuan jika hanya mengepakkan satu sayapnya saja.

Tegasnya, inilah saat yang tepat untuk mengevaluasi dan merapikan kembali mobilitas dakwah kita.  Mari kita tata ulang sistem dan manajemen kerjanya sehingga grand strategy dakwah yang kita rumuskan dapat berjalan dengan baik; mobilitas vertical dan mobilitas horizontal dapat bergulir secara seimbang.

Mari kita memulai langkah. Sekarang juga.

gif-iklan-ebook-madah-tarbiyah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s