Perang Mu’tah

Benturan Pertama yang Mengguncang Romawi

Oleh: Hepi Andi Bastoni, MA

Perang Mu’tah merupakan peperangan terbesar yang dialami kaum muslimin semasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di samping itu, peperangan ini juga merupakan pendahuluan dan jalan pembuka untuk menaklukkan negeri-negeri Nasrani. Perang ini terjadi pada Jumadil Ula 8 H bertepatan dengan Agustus atau September 629 M. Mu’tah adalah suatu kampung yang terletak di Balqa’, di wilayah Syam. Jarak antara Mu’tah dan Baitul Maqdis selama dua hari perjalan kaki.

Bermula dari Terbunuhnya Utusan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus al-Harits bin Umair al-Azadi untuk menyampaikan surat kepada pemimpin Bashra. Di tengah perjalanan, al-Harits dicegat oleh Syurahbil bin Amr al-Ghasani, seorang gubernur wilayah Balqa di Syam dan di bawah pemerintah Qaishar Romawi. Al-Harits diikat oleh Syurahbil, kemudian dibawa ke hadapan Qaishar lalu dipenggal lehernya! Continue reading “Perang Mu’tah”

Al-Mustaqbal li Hadzad Din

Masa Depan di Tangan Islam

Di hadapan kita terpampang beragam fenomena problematika umat yang cukup berat: mayoritas umat—di berbagai negeri Islam—kini berada dalam keadaan lemah; baik dalam aspek aqidah, pendidikan, tsaqafah, dakwah, soliditas, maupun akhlak. Belum lagi problematika akibat penjajahan di masa lalu yang masih terasa dampaknya hingga saat ini dimana negeri-negeri muslim tercerai-berai; pengaruh dan penjajahan bangsa asing dalam aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya mencengkram demikian kuat. Umat kini mengalami kemunduran peradaban, terjangkiti pola pikir yang keliru, dan kejiwaan mereka pun lemah. Continue reading “Al-Mustaqbal li Hadzad Din”

Isra Mi’raj

Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, dengan wafatnya Abu Thalib dan Khadijah radhiyallahu ‘anha, kaum Quraisy merasa lebih leluasa mengganggu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan semakin meningkatkan penganiayaan mereka kepada para sahabat, sehingga kondisi itu memaksa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pergi ke Thaif untuk berdakwah dan meminta bantuan kepada para pemimpinnya agar bersedia melindungi dakwahnya.  Namun para pemimpin dan penduduk Thaif ternyata  tidak lebih baik dari peduduk Makkah. Beliau dilukai dan dihina sampai akhirnya memutuskan untuk kembali lagi ke Makkah dengan perasaan duka yang mendalam. Dalam situasi penuh duka dan kesedihan inilah Allah Ta’ala muliakan Nabinya dengan mukjizat Isra’ mi’raj untuk meringankan jiwanya yang terluka dan hatinya yang berduka. Continue reading “Isra Mi’raj”

Ayat Al-Qur’an yang Pertama dan Terakhir Turun

Ada dua pendapat berkenaan dengan ayat yang pertama kali turun, berikut dalil-dalil yang dikemukakan dua pendapat tersebut:

Pendapat Pertama

Yang paling sahih ayat yang pertama kali turun ialah firman Allah Ta’ala,

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ . خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ . اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ . الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ . عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-‘Alaq, 96 : 1-5 ). Continue reading “Ayat Al-Qur’an yang Pertama dan Terakhir Turun”

Amul Huzni (Tahun Duka Cita)

Pasca terjadinya pemboikotan, sekitar tahun 617 M, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengalami tahun kesedihan. Pada tahun tersebut—tepatnya pada bulan Ramadhan[1]—dua orang yang sangat dicintainya yakni paman beliau, Abu Thalib wafat; tiga hari kemudian disusul oleh wafatnya isteri beliau, Khadijah radhiyallahu ‘anha.

Khadijah radhiyallahu ‘anha wafat pada usia enam puluh lima tahun enam bulan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memakamkannya di Al-Hajun. Pada masa selanjutnya beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam sering sekali membicarakan keindahan hari-harinya bersama Khadijah radhiyallahu ‘anha; berbuat baik kepada sahabat-sahabatnya, dan menghormati keluarganya. Continue reading “Amul Huzni (Tahun Duka Cita)”