Pelajaran dari Kisah Adam ‘Alaihissalam

Dalam kisah Adam ‘alaihis salam terdapat beberapa pelajaran yang patut direnungkan dan dijadikan cermin, kami ungkapkan di antaranya:

Pertama, manusia hendaknya selalu memperhatikan perintah dan larangan Allah Ta’ala, serta mewaspadai berbagai hambatan dari Iblis dan para pengikutnya.

Allah Ta’ala memerintahkan kepada Adam ‘alaihis salam untuk tinggal di surga bersama istrinya sebagaimana disebutkan ayat berikut,

وَيَا آدَمُ اسْكُنْ أَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ فَكُلَا مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا

“Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai….” Continue reading “Pelajaran dari Kisah Adam ‘Alaihissalam”

Advertisements

Penghormatan dan Pemuliaan Adam ‘alaihis salam

Setelah Allah Ta’ala menciptakan Adam ‘alaihis salam dan meniupkan ruh padanya. Allah Ta’ala memerintahkan para malaikat untuk menyambut makhluk baru itu dengan penyambutan penghormatan dan pemuliaan.

إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ طِينٍ فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ

(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.  Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya”. (QS. Shaad: 71-72)

Dalam dua ayat ini terdapat beberapa pemuliaan yang Allah Ta’ala khususkan kepada Adam ‘alaihis salam, yaitu: Continue reading “Penghormatan dan Pemuliaan Adam ‘alaihis salam”

Apakah Adam ‘alaihis salam Manusia Pertama?

Zhahir (makna yang lebih kuat) dari beberapa nash (teks) Al-Quran menunjukkan bahwa Adam ‘alaihis salam adalah manusia pertama tanpa dapat dibantah seperti terkandung dalam penjelasan berikut ini,

Pertama, penisbatan manusia yang diberikan selalu kepada Adam ‘alaihis salam di mana ada beberapa ayat Al-Quran yang berbunyi:  يَا بَنِي آدَمَ (Hai anak keturunan Adam).[1] Sedangkan tentang Adam ‘alaihis salam sendiri Allah Ta’ala berfirman kepada malaikat:

إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ طِينٍ

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah’”. (QS. Shad, 38: 71). Continue reading “Apakah Adam ‘alaihis salam Manusia Pertama?”

Apakah Adam ‘alaihis salam Seorang Nabi dan Rasul?

Apakah Adam ‘alaihis salam Seorang Nabi?

Jawaban terhadap pertanyaan di atas adalah: “Ya, tentu saja, tidak ada perdebatan dalam masalah ini.” Walaupun Al-Quran memang tidak menyatakan dengan tegas tentang kenabian Adam ‘alaihis salam sebagaimana menyebutkan kenabian nabi-nabi lainnya seperti Nuh, Ibrahim, Yunus, dan Musa. Akan tetapi Al-Quran menyebutkan bahwa Allah Ta’ala berbicara langsung kepada Adam (mukhatabah) tanpa perantara lebih dari sekali, dan mukhathabah tanpa perantara adalah salah satu jenis wahyu sebagaimana difirmankan oleh Allah Ta’ala,

“Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.” (QS. As-Syuura, 42: 51)[1] Continue reading “Apakah Adam ‘alaihis salam Seorang Nabi dan Rasul?”

Risalah Adam ‘alahis salam

Risalah yang dikehendaki Allah Ta’ala dari Adam ‘alaihissallam adalah menjadi khalifah di bumi:

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.’” (QS. Al-Baqarah, 2: 30)

Az-Zamakhsyari berkata dalam Al-Kasyaf: “Yang dimaksud khalifah adalah Adam ‘alaihissallam. Penyebutan Adam saja cukup untuk mewakili anak keturunannya seperti penyebutan nenek moyang sebuah kabilah cukup mewakili kabilah itu. Seperti ucapan Anda: “Mudhar”, “Hasyim” (maksudnya Banu Mudhar dan Banu Hasyim).” Continue reading “Risalah Adam ‘alahis salam”